Pada beberapa majelis taklim yang kita ikuti…terkadang banyak terjadi kelucuan dan keanehan…banyak juga peserta majelis taklim yang terkantuk-kantuk sambil memutar-mutar balpoint yang dipegangnya…tapi ada juga peserta yang asyik mendengarkan (serius) tapi terlihat pandangannya kosong molompong…..ada juga yang sudah tak mendengarkan, ngantuk dan pandangannya kosong molongpong…..tapi jangan salah ada juga orang yang serius mendengarkan dan memperhatikan dengan pandangan yang pasti….
Hal tersebut merupakan kejadian biasa yang terjadi di masyarakat kita…. akan tetapi yang paling banyak dari masyarakat kita adalah banyak orang yang hobinya mengikuti majelis taklim, daurah atau training-training di mana-mana…..sehingga terkadang mereka di juluki mister training, mister daurah, atau mister taklim………tetapi dia mengikuti majelis taklim itu hanya sekedar senang dengan gaya bicara pembicara, suka dengan orangnya, suka dengan humornya, suka dengan banyolannya……
Misalkan begini, ketika ada seorang ustadz yang berbica tentang keajaiban shadaqah, dia hanya bisa berkata wah mantap tuh ustad anu……tentang shadaqah…..menerangkannya yahut…dlll…..tapi dia sendiri enggan untuk bersadaqah …….
Atau dia senang dengan ustad yang berbicara tentang seni menata hati…tapi setelah mendengarkan ceramah tersebut eh buablas tuh ilmu yang disampaikan ustadz, malahan dia masih melaksanakan sebuah kemaksiatan hati deh…..artinya kagak nerap tuh ilmu……..
Seharusnya ketika kita mendapatkan sebuah ilmu walaupun sedikit….diresapi tuh ilmu, sampai faham bener…terus dimasukan ke dalam hati dan dilaksanakan atau dipraktekan…nah itukan jauh lebih buanyak faedahnya kan…ketimbang banyak dengar ilmu tapi praktekanya nihil buanget….wallahualam
Terimkasih ya Rabb….