Adikku ………
Tak terasa sudah hampir tiga minggu kita terpisahkan……
Dipisahkan oleh Dzat yang memiliki Jiwa ini
Andaikan Engkau masih berada di ujung jagat ini
Tentu ….aku akan menghampirimu
Jikalau antum masih di belahan bumi manapun
Tentu…aku akan menghubungimu
Jikalau antum masih pergi entah kemana di dunia ini
Tentu…..aku akan menantikan kehadiranmu
Tapi ……..
Ketika Engkau menghampiri Illahi lebih dahulu
Maka…aku hanya bisa pasrah terhadap ketentuan ini…
Pasrah….dan pasrah…serta pasrah…….
Karena itulah sesuatu yang disenangi oleh Sang Pemiliki Jiwa ini
Maafkan aku…..adikku
Aku tak bisa lagi mengirim sms dan meneleponmu lagi .. dengan alat manusia (HP, dll)
Begitupun dengan antum..adikku
Tapi…….aku masih punya cara untuk mengirimkan sms kepadamu adikku
Melalui do’a-do’aku yang kupanjatkan kepada pemilik Jiwa ini yang diperuntukkan untukmu
Walaupun sms itu satu arah …….Menyedihkan emang…… tapi itulah satu-satunya cara untuk menghubungimu…..
ridhokanlah wahai adikku
Ya Rahman….Ampuni dosa-dosa adikku, maafkan kesalahnnya….terangilah kuburnya…….masukanlah dia ke dalam surga-Mu…pertemukan hamba dengannya kelak di surga-MU